Tidak yakin jenis amplop pengiriman mana yang terbaik untuk merek Anda? Berikut yang perlu diketahui bisnis Anda tentang memilih antara amplop daur ulang noissue, amplop kraft, dan amplop lainnya.Amplop pengiriman yang dapat dikomposkan.

amplop pengiriman kompos yang sangat bagus

 

Kemasan yang dapat dikomposkan adalah jenis bahan kemasan yang mengikuti prinsip-prinsip ekonomi sirkular.

Alih-alih model linier tradisional 'ambil-buat-buang' yang digunakan dalam perdagangan, kemasan yang dapat dikomposkan dirancang untuk dibuang dengan cara yang bertanggung jawab dan berdampak lebih rendah pada planet ini.

Meskipun kemasan yang dapat dikomposkan adalah material yang sudah dikenal banyak bisnis dan konsumen, masih ada beberapa kesalahpahaman tentang alternatif kemasan ramah lingkungan ini.

Apakah Anda mempertimbangkan untuk menggunakan kemasan yang dapat dikomposkan dalam bisnis Anda? Ada baiknya untuk mengetahui sebanyak mungkin tentang jenis material ini sehingga Anda dapat berkomunikasi dan mengedukasi pelanggan tentang cara yang tepat untuk membuangnya setelah digunakan. Dalam panduan ini, Anda akan mempelajari:

Apa itu bioplastik?
Produk kemasan apa saja yang bisa dikomposkan?
Cara mengomposkan kertas dan kardus
Perbedaan antara bahan yang dapat terurai secara hayati dan bahan yang dapat dikomposkan.
Bagaimana berbicara tentang bahan kompos dengan percaya diri.

Mari kita mulai!

Apa itu kemasan yang dapat dikomposkan?
Kemasan kompos adalah kemasan yang akan terurai secara alami jika dibiarkan di lingkungan yang tepat. Tidak seperti kemasan plastik tradisional, kemasan kompos terbuat dari bahan organik yang terurai dalam jangka waktu yang wajar dan tidak meninggalkan bahan kimia beracun atau partikel berbahaya. Kemasan kompos dapat dibuat dari tiga jenis bahan: kertas, karton, atau bioplastik.

Pelajari lebih lanjut tentang jenis bahan kemasan sirkular lainnya (daur ulang dan dapat digunakan kembali) di sini.

Apa itu bioplastik?
Bioplastik adalah plastik yang berbahan dasar hayati (dibuat dari sumber daya terbarukan, seperti sayuran), dapat terurai secara alami (mampu terurai secara alami), atau kombinasi keduanya. Bioplastik membantu mengurangi ketergantungan kita pada bahan bakar fosil untuk produksi plastik dan dapat dibuat dari jagung, kedelai, kayu, minyak goreng bekas, alga, tebu, dan banyak lagi. Salah satu bioplastik yang paling umum digunakan dalam kemasan adalah PLA.

Apa itu PLA?

PLA adalah singkatan dari asam polilaktat. PLA adalah termoplastik yang dapat dikomposkan, berasal dari ekstrak tumbuhan seperti pati jagung atau tebu, dan bersifat netral karbon, dapat dimakan, dan dapat terurai secara hayati. Ini adalah alternatif yang lebih alami daripada bahan bakar fosil, tetapi juga merupakan bahan baru yang harus diekstraksi dari lingkungan. PLA hancur sepenuhnya ketika terurai, bukan hancur menjadi mikroplastik berbahaya.

PLA dibuat dengan menanam tanaman, seperti jagung, dan kemudian dipecah menjadi pati, protein, dan serat untuk menghasilkan PLA. Meskipun proses ekstraksi ini jauh kurang berbahaya daripada plastik tradisional yang dibuat melalui bahan bakar fosil, proses ini tetap membutuhkan banyak sumber daya dan salah satu kritik terhadap PLA adalah penggunaan lahan dan tanaman yang digunakan untuk memberi makan manusia.


Waktu posting: 20 November 2022